Selamat Datang di Dapur Gagasan Pangan Lokal
Di game ini, siswa tidak langsung dilempar ke soal. Mereka diajak menyelidiki sebuah isu: mengapa pangan lokal seperti sagu, umbi, jagung, sukun, talas, dan gembili layak dibicarakan sebagai bagian dari ketahanan pangan? Dari isu itu, siswa belajar membaca teks argumentasi, membedakan fakta-opini, menemukan ide pokok, menyusun paragraf padu, lalu mengubah gagasan menjadi poster persuasi.
Gagasan kuat tidak cukup. Ia harus punya bukti, alasan, dan susunan yang padu.
Teks argumentasi seperti hidangan: klaim adalah menu utama, fakta adalah bahan, alasan adalah cara memasak.
Fokus pada argumentasi, persuasi, dan poster.
Kuis Dapur Gagasan
Hasil Kuis
Rangkuman pemahamanmu akan muncul di sini.
Rapor per Ruang Materi
Persentase ini menunjukkan bagian mana yang sudah kuat dan bagian mana yang sebaiknya dipelajari ulang.
Selamat Datang di Dapur Gagasan Pangan Lokal
Di game ini, siswa tidak langsung dilempar ke soal. Mereka diajak menyelidiki sebuah isu: mengapa pangan lokal seperti sagu, umbi, jagung, sukun, talas, dan gembili layak dibicarakan sebagai bagian dari ketahanan pangan? Dari isu itu, siswa belajar membaca teks argumentasi, membedakan fakta-opini, menemukan ide pokok, menyusun paragraf padu, lalu mengubah gagasan menjadi poster persuasi.
Gagasan kuat tidak cukup. Ia harus punya bukti, alasan, dan susunan yang padu.
Teks argumentasi seperti hidangan: klaim adalah menu utama, fakta adalah bahan, alasan adalah cara memasak.
Fokus pada argumentasi, persuasi, dan poster.
Kuis Dapur Gagasan
Hasil Kuis
Rangkuman pemahamanmu akan muncul di sini.
Rapor per Ruang Materi
Persentase ini menunjukkan bagian mana yang sudah kuat dan bagian mana yang sebaiknya dipelajari ulang.