Pramuajar

Mengajar seperti biasa.Perangkat menyesuaikansetiap kelas.

Cukup pilih kelas, bab, dan subbab. Pramuajar menyusun Modul Ajar, RPP, LKPD, Materi Ajar, dan PPT yang disesuaikan dengan karakter setiap kelas. Setelah mengajar, ceritakan singkat kondisi kelas, dan perangkat pertemuan berikutnya menyesuaikan.

Coba Pramuajar Gratis
  • Perangkat berbeda untuk setiap kelas
  • Lima perangkat tersusun sekali proses
  • Pertemuan berikutnya menyesuaikan evaluasi
Guru menemani murid belajar di sekeliling laptop

Perangkat berbeda untuk setiap kelas

Materi sama, jalannya menyesuaikan kelas 8A dan 8B.

Lima perangkat selesai sekaligus

Modul Ajar, RPP, LKPD, Materi Ajar, dan PPT memakai tujuan yang sama.

Evaluasi dipakai untuk pertemuan berikutnya

Cerita Bapak/Ibu setelah mengajar menjadi dasar penyesuaian.

Bapak/Ibu tetap memegang kendali

Seluruh hasil dapat diedit sebelum digunakan.

Yang sering terjadi

Materi sama, kondisi kelas berbeda.

Perbedaan respons, tempo belajar, dan partisipasi murid perlu masuk ke dalam persiapan pembelajaran. Bukan hilang begitu saja setelah bel pulang.

Materi yang sama tidak selalu cocok diajarkan dengan cara yang sama di setiap kelas.Pramuajar menyesuaikan perangkat dari kelas dan hasil pembelajaran sebelumnya
Tanpa penyesuaian

Perangkat sama untuk semua kelas

  • Kelas yang aktif berdiskusi dan kelas yang butuh contoh menerima cara yang sama
  • Waktu dan kesulitan tiap kelas tidak ikut masuk persiapan
  • Catatan setelah mengajar berhenti sebagai catatan
Dengan Pramuajar

Perangkat mengikuti kelas

  • Perangkat berbeda untuk kelas 8A dan 8B
  • Cerita setelah mengajar menjadi dasar pertemuan berikutnya
  • Tidak perlu memulai dari nol

Ada kelas yang hidup saat berdiskusi

Kelas lain lebih nyaman memahami contoh terlebih dahulu, pelan dan bertahap.

Kecepatan belajar setiap kelas berbeda

Durasi dan jumlah aktivitas perlu sesuai dengan waktu yang benar-benar tersedia.

Kesulitan belajar tidak selalu sama

Contoh, urutan penjelasan, dan bentuk latihan perlu mengikuti hasil sebelumnya.

Catatan guru sering berhenti sebagai catatan

Cerita setelah mengajar seharusnya menjadi dasar memperbaiki pertemuan berikutnya.

Guru menyampaikan materi di ruang kelas

Setelah mengajar, Bapak/Ibu biasanya sudah tahu apa yang perlu diperbaiki: materi yang belum dipahami, aktivitas yang kurang efektif, atau waktu yang tidak cukup.

Pramuajar menyimpan cerita itu dan memakainya untuk menyiapkan pertemuan berikutnya. Tanpa mengulang dari awal.
Cara kerja Pramuajar

Sesederhana ini.

01

Pilih kelas dan bab

Pilih kelas, bab, dan subbab hari ini. Cepat dan sederhana.

02

Perangkat tersusun

Modul Ajar, RPP, LKPD, Materi Ajar, dan PPT tersusun sesuai karakter kelas.

03

Ceritakan hasilnya

Setelah mengajar, ceritakan singkat apa yang terjadi di kelas.

04

Pertemuan berikutnya menyesuaikan

Evaluasi Bapak/Ibu menjadi dasar perangkat berikutnya.

Pembelajaran Berdiferensiasi Contoh dua kelas, satu materi.

Materi sama. Jalannya menyesuaikan setiap kelas.

Evaluasi pertemuan sebelumnya Cerita Bapak/Ibu setelah mengajar
Capaian Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Buku Siswa Nasional
Murid kelas 8A berdiskusi dalam kelompok kecil
Kelas 8A
“Kelas ini hidup kalau berdiskusi, jadi aktivitas inti saya arahkan ke kelompok kecil.”
Aktif berdiskusi
Murid kelas 8B mengerjakan latihan dengan contoh konkret
Kelas 8B
“Murid lebih paham lewat contoh, jadi saya mulai dari yang konkret lalu latihan terarah.”
Perlu contoh konkret

Perangkat Kelas 8A

  • Modul Ajar
  • RPP
  • LKPD
  • Materi Ajar
  • PPT

Disesuaikan: aktivitas inti diskusi kelompok kecil, dengan PPT berisi pertanyaan pemantik.

Perangkat Kelas 8B

  • Modul Ajar
  • RPP
  • LKPD
  • Materi Ajar
  • PPT

Disesuaikan: contoh bertahap, latihan terarah, dan PPT dengan ilustrasi konkret.

Yang tersedia

Penyesuaian antarkelas dan antarpertemuan.

Perangkat 8A dapat berbeda dari 8B. Perangkat pertemuan kedua juga dapat berubah berdasarkan evaluasi pertemuan pertama.

Yang sedang dikembangkan

Penyesuaian untuk kebutuhan berbeda di dalam satu kelas.

Kami mempelajari variasi bantuan, aktivitas, tugas, dan LKPD yang paling dibutuhkan guru di lapangan.

Perangkat yang saling terhubung

Lima perangkat lahir dari tujuan dan materi yang sama.

Disusun dalam satu proses agar isi dan aktivitasnya tetap konsisten. Tidak ada yang perlu diselaraskan manual.

Modul Ajar

Tujuan, langkah pembelajaran, asesmen, refleksi, dan konteks kelas.

RPP

Alur pelaksanaan yang realistis sesuai pertemuan, JP, dan durasi.

LKPD

Aktivitas murid yang mengikuti tujuan dan kegiatan pada perangkat utama.

Materi Ajar

Ringkasan konsep, contoh, analogi, pertanyaan, dan potensi miskonsepsi.

PPT

Materi, pemantik, aktivitas, soal, dan refleksi siap dibawa ke kelas.

Tujuan pada Modul Ajar dipakai di RPP. Aktivitas pada RPP didukung LKPD. Materi dan PPT mengikuti aktivitas yang sama. Asesmen mengukur tujuan yang sama.

Input yang ringan

Cukup pilih kelas, bab, subbab, dan waktu.

Data guru, sekolah, dan kelas tersimpan. Pada penggunaan berikutnya, Bapak/Ibu tidak perlu mengisi semuanya lagi.

  • Bab dan subbab dipilih dari buku siswa, tanpa mengetik satu per satu
  • Data guru, sekolah, dan kelas tersimpan
  • Pertemuan baru melanjutkan evaluasi terakhir
  • Hasil tetap dapat diedit
Guru menemani murid yang sedang berdiskusi
Cerita setelah mengajar

Cukup cerita singkat, sisanya Pramuajar yang merapikan.

Tulis atau rekam apa yang terjadi di kelas. Seperti bercerita ke teman, bukan mengisi formulir.

  • Ditulis dengan bahasa sehari-hari
  • Bisa direkam lewat perekam suara
  • Tersimpan untuk kelas dan pertemuan tertentu
  • Langsung menjadi konteks perangkat berikutnya

Tidak ada catatan yang berhenti sebagai catatan.

Evaluasi guruMurid masih kesulitan memahami konsep abstrak.
Penyesuaian berikutnyaPPT ditambah ilustrasi, analogi, dan contoh konkret sebelum definisi utama.
Evaluasi guruKelas lebih aktif saat berdiskusi dalam kelompok kecil.
Penyesuaian berikutnyaAktivitas inti memakai diskusi berpasangan dan kelompok kecil.
Evaluasi guruWaktu latihan terasa kurang.
Penyesuaian berikutnyaKegiatan pembuka dipersingkat dan latihan dibagi menjadi dua langkah.
Asisten Pramuajar di dashboard

Teman kerja yang membantu menemukan fitur dan melanjutkan pekerjaan.

Minta bantuan untuk membuat perangkat, melanjutkan modul, membuka PPT, atau mengisi evaluasi. Semua fitur utama tetap bisa dibuka langsung tanpa percakapan.

Fondasi yang dapat dipercaya

Tujuan, materi, aktivitas, dan asesmen disusun dari dasar yang jelas.

Pramuajar memakai Capaian Pembelajaran terbaru dan materi buku siswa nasional, lalu menghubungkannya dengan perangkat yang Bapak/Ibu gunakan di kelas.

Capaian Pembelajaran terbaru

Dari arah pembelajaran yang berlaku sampai ke kegiatan di kelas.

  1. Pilih kelas dan mapel
  2. Capaian Pembelajaran
  3. Tujuan Pembelajaran
  4. Kegiatan dan asesmen
  5. 5 perangkat terhubung

Berdasarkan Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 dan materi buku siswa nasional yang relevan.

Pembelajaran mendalam

Murid tidak hanya menerima materi, tetapi benar-benar belajar.

Berkesadaran

Murid memahami tujuan belajarnya.

Bermakna

Materi dekat dengan pengalaman murid.

Menggembirakan

Aman untuk mencoba, bertanya, dan salah.

Memahami lewat Materi dan PPT. Mengaplikasi lewat LKPD. Merefleksi lewat asesmen.

Murid belajar bersama di kelas

Kemampuan murid tumbuh lewat kegiatan nyata.

Pramuajar memilih kemampuan yang paling relevan dengan tujuan pertemuan, bukan sekadar mencantumkan semuanya.

Bernalar KritisBerkomunikasiBerkolaborasiKreatifMandiriPeduliSehatBerkarakter
Manfaat yang terasa

Persiapan lebih cepat, perangkat lebih konsisten, pembelajaran lebih sesuai kelas.

Untuk guru

  • Tidak memulai dari nol setiap pertemuan
  • Tidak membuat lima perangkat terpisah
  • Lebih mudah mengelola beberapa kelas
  • Evaluasi tidak hilang sebagai catatan

Untuk murid

  • Pembelajaran lebih sesuai pengalaman kelas
  • Bagian yang belum dipahami dapat diperkuat
  • Aktivitas yang efektif dipakai kembali
  • Materi, LKPD, PPT, dan asesmen terasa satu pengalaman
Untuk siapa Pramuajar?

Cocok untuk Bapak/Ibu yang mengajar beberapa kelas atau pertemuan.

  • Mengajar mata pelajaran yang sama di beberapa kelas
  • Merasa 8A dan 8B butuh pendekatan berbeda
  • Ingin perangkat rapi dan saling terhubung
  • Butuh PPT sekaligus perangkat administrasi
  • Sering mengevaluasi, tapi catatannya jarang dipakai lagi
Guru dan murid di ruang kelas
Dikembangkan bersama guru

Bantu kami menentukan fitur yang paling dibutuhkan guru.

Masukan Bapak/Ibu menentukan fitur berikutnya.

Yang sudah membantu hari ini

Menyiapkan pembelajaran per kelas tanpa memulai dari nol.

  • Lima perangkat saling terhubung
  • Bab dan subbab tinggal dipilih
  • Setiap kelas punya riwayat dan evaluasi sendiri
  • Pertemuan berikutnya menyesuaikan evaluasi
Yang ingin kami pelajari

Bantuan apa yang paling dibutuhkan untuk menghadapi perbedaan murid di kelas?

  • Variasi bantuan untuk murid yang masih kesulitan
  • Aktivitas lanjutan bagi murid yang sudah siap
  • Pilihan LKPD atau bentuk tugas yang berbeda
  • Cara mengelola kelompok belajar lebih ringan
Ikut Beri Masukan
Pertanyaan yang sering muncul

Hal-hal yang biasa ditanyakan Bapak/Ibu Guru.

Modul Ajar, RPP, LKPD, Materi Ajar, dan PPT dengan tujuan, materi, aktivitas, dan asesmen yang saling terhubung.

Materi yang sama dapat disiapkan dengan cara berbeda untuk kelas yang berbeda. Kelas yang aktif berdiskusi tidak harus menerima pendekatan yang sama dengan kelas yang butuh contoh lebih konkret.

Evaluasi tidak hanya disimpan. Cerita tentang kesulitan murid, kecukupan waktu, aktivitas yang berhasil, dan tujuan yang belum tercapai dipakai untuk menyesuaikan perangkat pertemuan berikutnya.

Tidak. Pramuajar menyusunnya dalam satu proses, jadi Bapak/Ibu tidak mengulang input dan tidak perlu menyelaraskan lima perangkat secara manual.

Setelah profil dan kelas tersimpan, cukup pilih kelas, bab, subbab, pertemuan, JP, durasi, dan sumber referensi. Bab dan subbab dari buku siswa sudah tersedia.

Ya. PPT membawa materi, pertanyaan pemantik, aktivitas, soal, miskonsepsi, dan refleksi yang mengikuti tujuan dan alur Modul Ajar, RPP, dan LKPD.

Ya. Bapak/Ibu dapat menyesuaikan hasil dengan waktu, fasilitas, kebiasaan sekolah, dan kondisi murid. Keputusan akhir tetap ada pada guru.

Ya, sebagai fondasi. Pramuajar menyiapkan perangkat berbeda untuk setiap kelas dan menyesuaikan pertemuan dari evaluasi guru. Pengembangan berikutnya diarahkan pada perbedaan kebutuhan murid di dalam satu kelas, berdasarkan masukan guru.

Capaian Pembelajaran terbaru, kurikulum yang dipilih, dan materi buku siswa nasional yang relevan. Pramuajar lalu menghubungkannya dengan konteks dan evaluasi kelas Bapak/Ibu.

Guru menjelaskan materi di depan kelas

Mengajar tetap milik Bapak/Ibu. Persiapannya, kami bantu.

Pramuajar tidak mengubah cara Bapak/Ibu mengajar. Pramuajar menyiapkan perangkat yang sesuai dengan kelas, lalu belajar dari cerita Bapak/Ibu setelah mengajar agar pertemuan berikutnya makin dekat dengan kebutuhan murid.

Satu proses, lima perangkat

Modul Ajar, RPP, LKPD, Materi Ajar, dan PPT tersusun bersama dari tujuan yang sama.

Setiap kelas punya jalannya

Materi sama, tetapi aktivitas dan contohnya mengikuti karakter kelas Bapak/Ibu.

Keputusan akhir di tangan guru

Seluruh hasil dapat Bapak/Ibu periksa dan ubah sebelum dipakai di kelas.

Pramuajar

Mulai bangun fondasi berdiferensiasi untuk setiap kelas.

Pilih kelas dan materi. Pramuajar menyusun lima perangkat yang disesuaikan dengan karakter kelas, menyimpan cerita setelah mengajar, dan menyesuaikan pertemuan berikutnya.

Coba Pramuajar Gratis

Gratis dicoba. Hasil dapat diedit sebelum digunakan.

Murid tersenyum memegang buku